Olahraga

Veda Ega Tunjukkan Performa Mengesankan di Moto3 2026

Veda Ega Tunjukkan Performa Mengesankan di Moto3 2026
Veda Ega Pratama memacu motornya di Sirkuit Mandalika saat latihan. [ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/agr]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia, menunjukkan performa mengesankan di Moto3 2026. Ia memacu motornya di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 21 Juli 2026. Latihan tersebut merupakan bagian dari Pertamina Grand Prix of Indonesia yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Veda membentangkan bendera Merah Putih setelah melewati garis finis di Pertamina Mandalika International Circuit. Walaupun tidak naik podium, ia menunjukkan kompetitifitas yang tinggi di ajang balap kelas dunia di tanah air.

Veda, yang tergabung dalam Honda Team Asia, memulai balapan dari posisi ketujuh dan berhasil finis di posisi keenam. Dengan tambahan sepuluh poin, ia kini berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan total 115 poin. Ia merupakan satu-satunya pembalap Honda yang menembus sepuluh besar.

Hasil di Lombok ini memiliki arti tersendiri. Finis keenam dari posisi ketujuh menunjukkan bahwa Veda menjalani balapan yang rapi, tanpa kehilangan posisi signifikan dan tanpa insiden. Hasil ini adalah peningkatan signifikan dibandingkan dengan performanya sebulan sebelumnya.

Musim debut Veda berjalan lebih baik dari yang diperkirakan. Di Buriram pada 1 Maret, ia memulai dari posisi kelima dan berhasil finis di posisi kelima setelah sempat bertahan di posisi ketiga. Tiga pekan kemudian, ia finis ketiga di Goiania, Brasil, menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix.

Setelah finis keempat di Le Mans pada Mei, Veda menduduki peringkat kelima klasemen. Ia menjadi satu-satunya pembalap Asia Tenggara di lima besar, dan target awalnya untuk mengumpulkan poin sebanyak mungkin telah terlampaui dalam lima seri pertama.

Publik Indonesia kini memiliki ekspektasi tinggi terhadap Veda. Menyaksikan aksinya di Moto3 menjadi momen yang ditunggu-tunggu, mirip dengan antusiasme masyarakat terhadap Valentino Rossi. Paruh pertama musim ini juga menunjukkan pola konsisten dalam cara Veda membalap.

Di Jerez, ia memulai dari posisi ke-17 dan berhasil menyalip sebelas pembalap untuk finis di posisi keenam. Di Sachsenring, ia naik lima tingkat dari grid ke-13. Setiap balapan menunjukkan kemampuan dan ketekunan Veda yang terus berkembang.[]

Sumber: ANTARA News Sultra

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.