probisnis.id – Spanyol menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan Belgia 2-1 dalam perempat final Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di SoFi Stadium, California. Spanyol berhasil mengendalikan permainan sejak awal dengan penguasaan bola mencapai 68 persen.
Pelatih Spanyol menerapkan strategi tiki-taka modern. Rodri berperan penting sebagai penyeimbang ritme serangan. Pada menit ke-30, Fabián Ruiz mencetak gol pertama setelah tembakan akuratnya gagal diantisipasi oleh Thibaut Courtois.
Belgia merespons dengan cepat. Pada menit ke-41, Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan dengan tandukannya setelah menerima umpan silang dari Timothy Castagne. Gol tersebut membuat pertahanan Spanyol kebobolan untuk pertama kalinya di fase gugur turnamen ini.
Memasuki babak kedua, situasi berubah setelah Courtois mengalami cedera paha. Ia ditarik keluar dan digantikan oleh kiper muda Senne Lammens. Ketiadaan Courtois berdampak pada koordinasi pertahanan Belgia.
Spanyol mengambil keuntungan dari situasi ini dan meningkatkan intensitas serangannya. Puncaknya terjadi pada menit ke-88, ketika sepakan Pau Cubarsí yang tidak sempurna ditangkap Lammens, bola jatuh ke kaki Mikel Merino. Merino mencetak gol kedua untuk Spanyol dan memastikan kemenangan 2-1.
Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026. Mereka menunjukkan kedalaman permainan yang mengesankan dalam menghadapi tantangan dari Belgia. Kemenangan ini menegaskan kembali status mereka sebagai salah satu tim favorit di turnamen.[]
Sumber: Kompaspedia






Komentar