Hiburan

Skandal Korupsi dan Seks Mengguncang Kuil Kuno Thailand

Skandal Korupsi dan Seks Mengguncang Kuil Kuno Thailand
Kuil Wat Phutthaisawan yang berada di Ayutthaya, Thailand, menjadi sorotan akibat skandal biksu. [detikTravel]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Kuil Wat Phutthaisawan di Ayutthaya, Thailand, menjadi sorotan setelah skandal besar terungkap.

Mantan kepala biaranya, Phra Wachirayan Wi, ditangkap terkait penggelapan dana hingga Rp 49,2 miliar.

Dia ditangkap bersama seorang wanita berusia 47 tahun yang diduga merupakan kaki tangannya.

Kasus ini menjadi sorotan publik di Thailand, yang mayoritas penduduknya beragama Buddha.

Phra Wachirayan Wi, 66 tahun, sebelumnya memimpin kuil bersejarah yang berdiri sejak abad ke-14.

Kuil ini dikenal sebagai situs bersejarah penting dan tujuan wisata populer.

Penyelidikan dimulai pada Juli setelah polisi menerima laporan anonim tentang pelanggaran hukum.

Polisi menemukan dua aliran dana yang tidak masuk ke rekening resmi kuil.

Kepala Divisi Penindakan Kejahatan, Pattanasak Bupphasuwan, menyatakan dana tersebut terdiri dari 89 juta Baht untuk renovasi kuil.

Selain itu, ada 2,8 juta Baht dari penjualan jimat Buddha dan benda sakral lainnya.

“Uang dari kedua aliran dana tersebut tidak masuk ke rekening kuil. Tidak satu Baht pun,” kata Pattanasak.

Phra dijerat dengan sejumlah tuduhan, termasuk penggelapan dan pencucian uang.

Polisi juga menangkap wanita yang diduga membantu menyembunyikan dana hasil kejahatan.

Kasus ini semakin viral setelah rekaman CCTV menunjukkan Phra dan wanita tersebut berhubungan seks di kediamannya.

Rekaman ini menimbulkan kontroversi, karena biksu Buddha terikat pada sumpah selibat.

Pihak kepolisian menyita aset senilai sekitar 215 juta Baht atau Rp 114,4 miliar dalam pengembangan kasus ini.[]

Sumber: detikTravel

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.