probisnis.id – Newcastle United telah melakukan pembicaraan mengenai kiper asal Jepang, Zion Suzuki, dalam beberapa hari terakhir.
Pemain berusia 23 tahun ini dihubungi oleh agensi dan diskusi telah berlangsung mengenai transfernya.
Newcastle belum membuat keputusan mengenai Suzuki, namun mereka sudah mengenalnya setelah mengirim scout senior untuk melihatnya di Wembley.
Di sana, Suzuki berhasil menjaga gawangnya saat Jepang mengalahkan Inggris 1-0 dalam persiapan Piala Dunia.
Sejak saat itu, Suzuki telah bermain dalam empat pertandingan di Piala Dunia sebelum Jepang tersingkir oleh Brasil di babak 32 besar.
Newcastle memiliki Ewen Jaouen yang siap debut bulan ini, tetapi masa depan Nick Pope masih belum jelas.
Walaupun Pope dikaitkan dengan Ipswich Town, tidak ada kontak yang terjadi hingga akhir pekan lalu.
Pope menyadari bahwa ia tidak akan menjadi kiper utama jika Newcastle mendatangkan kiper senior lainnya.
Dengan sisa satu tahun kontraknya, ia mungkin mencari opsi lain.
Suzuki bersiap meninggalkan Parma dan telah berbicara dengan beberapa klub, termasuk Paris St-Germain dan Aston Villa.
Nilai transfernya sekitar £17 juta, dan Newcastle merasa mampu membelinya tanpa masalah gaji.
Namun, kompetisi untuk mendapatkan jasanya cukup ketat, sehingga Newcastle perlu segera mengambil keputusan.
James Trafford tetap menjadi pilihan utama Newcastle untuk posisi kiper nomor satu.
Namun, Trafford saat ini masih bertugas internasional dengan Inggris dan enggan membicarakan masa depannya hingga turnamen selesai.
Ia juga harus berdiskusi dengan manajer baru di Etihad, Enzo Maresca.
Newcastle memutuskan untuk tidak memperpanjang opsi membeli Aaron Ramsdale dari Southampton pada bulan Juni dan merilis veteran John Ruddy.
Ini meninggalkan Pope sebagai satu-satunya opsi senior, sementara Jaouen belum tampil di liga atas Prancis.
Eddie Howe mengingatkan Pope kembali ke tim setelah performa buruk melawan Everton dan menyebutnya sebagai sosok berkualitas tinggi.[]
Sumber: Chronicle Live






Komentar