probisnis.id – Durasi injury time dalam pertandingan antara Timnas Indonesia dan Bangladesh pada FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi sorotan. Mantan wasit FIFA asal Malaysia, Subkhiddin Mohd Salleh, memberikan tanggapannya terkait masalah tersebut. Ia menilai durasi waktu tambahan harus melewati verifikasi yang matang sebelum diumumkan.
Subkhiddin menekankan pentingnya penyelarasan keputusan antara wasit utama, wasit keempat, dan petugas Video Assistant Referee (VAR). Hal ini penting untuk menghindari kebingungan di lapangan. Kontroversi muncul ketika papan petunjuk menunjukkan dua menit, namun tiba-tiba berubah menjadi tujuh menit.
Perubahan durasi ini dimanfaatkan oleh skuad Garuda untuk mencetak dua gol di akhir pertandingan, mengakhiri laga dengan skor 9-2. Kemenangan ini juga membantu Indonesia melampaui selisih gol Malaysia untuk mencapai final. Subkhiddin menjelaskan bahwa waktu tambahan dihitung berdasarkan waktu yang terbuang di babak kedua, termasuk cedera dan pergantian pemain.
“Sebelum wasit keempat menandakan waktu tambahan dua menit, ia seharusnya sudah menerima konfirmasi dari wasit utama,” kata Subkhiddin. Ia menjelaskan bahwa petugas VAR harus memberi tahu wasit keempat mengenai waktu yang digunakan untuk tinjauan dan penundaan. Lonjakan waktu dari dua menit menjadi tujuh menit menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas komunikasi di lapangan.[]
Sumber: Kompas.com





Komentar