probisnis.id – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan Jambi. Kualitas udara di kedua wilayah tersebut berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya. Di Palangkaraya, indeks kualitas udara mencapai lebih dari 780, dengan lebih dari 600 titik panas terdeteksi.
Petugas gabungan dan relawan terus berupaya melakukan pemadaman serta pendinginan lahan gambut. Per 21 Oktober, tercatat 103 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di delapan puskesmas di Palangka Raya. Sementara itu, indeks kualitas udara di Jambi mencapai 346.
Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Pemerintah Kota Jambi menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa dan mengimbau kelompok rentan untuk membatasi aktivitas di luar rumah.
Di Jambi, kasus ISPA tercatat mencapai 13.500, dengan sekitar 250 kasus baru per hari. Upaya penanganan terus dilakukan untuk mengurangi dampak dari kebakaran ini.[]
Sumber: Kompas.tv






Komentar