Olahraga

Alwi Farhan Menang di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis

Alwi Farhan Menang di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis
Alwi Farhan saat merayakan kemenangannya di pertandingan bulu tangkis [Kompas.id]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Alwi Farhan berhasil melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Ia menjadi satu-satunya harapan tunggal putra Indonesia yang tersisa. Pertandingan berlangsung di Stadion Indira Gandhi, New Delhi, India, pada Kamis (20/8/2026) malam.

Alwi berhadapan dengan Ayush Shetty dari India pada babak ketiga. Pertandingan ini menjadi persaingan generasi muda tunggal putra di level dunia. Baik Alwi maupun Shetty berusia 21 tahun dan merupakan harapan masing-masing negara di sektor tunggal putra.

Shetty, yang merupakan pemain nomor satu India, sebelumnya kalah dari Rasmus Gemke (Denmark) pada babak kedua. Setelah seniornya, Jonatan Christie, disingkirkan Gemke, Alwi menjadi tumpuan tunggal putra Indonesia.

Jonatan, unggulan ketiga, mengalami kekalahan dengan skor 21-11, 13-21, 18-21. Kekalahan Jonatan ini menjadi motivasi bagi Alwi untuk membuktikan kemampuannya di lapangan. Ia berhasil mengalahkan Shetty dengan skor 21-19, 21-11.

Alwi menunjukkan fokus yang tinggi selama pertandingan yang berlangsung 45 menit. Ia mampu menjaga ketenangan bahkan saat menghadapi tekanan dari penonton tuan rumah. Alwi tidak menunjukkan reaksi berlebihan saat meraih poin.

Di gim pertama, Alwi sempat tertinggal sebelum interval. Shetty sempat menyamakan skor menjadi 19-19, namun Alwi berhasil merebut dua poin terakhir dengan strategi yang cermat. Ia melakukan pukulan halus untuk menempatkan kok di belakang Shetty.

Di gim kedua, performa Alwi semakin solid. Ia tidak memberikan kesempatan bagi Shetty untuk unggul. Setelah meraih poin terakhir, Alwi menghampiri Shetty dan memberi pelukan, serta bersalaman dengan Irwansyah, mantan pelatihnya di pelatnas yang kini menjadi pelatih India.

Alwi mengungkapkan, “Saya tidak bisa berbicara banyak, tetapi saya sangat senang bisa menang, revans dari dia. Sudah sampai delapan besar, tetapi masih ada hari esok. Cukup tricky karena saya bisa mendapatkan medali atau malah bisa termakan ekspektasi sendiri. Jadi, saya harus mengontrol semuanya.” Ia terhenti di babak ketiga Kejuaraan Dunia 2025.[]

Sumber: Kompas.id

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.