probisnis.id – Teheran – Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan untuk para awak kapal tanker di pelabuhan Kuwait dan Bahrain.
Peringatan ini menyusul serangan terbaru oleh militer Amerika Serikat (AS) terhadap kapal tanker Iran.
IRGC mengimbau semua awak untuk segera meninggalkan kapal mereka karena adanya risiko serangan.
Peringatan ini ditujukan kepada kapal-kapal yang berlabuh atau bersandar di pelabuhan tersebut, yang dianggap berpotensi menjadi target.
Dalam pernyataan yang dilansir oleh Press TV, IRGC menyebut peringatan ini sebagai respons terhadap tindakan bermusuhan oleh militer AS.
Militer AS telah menyerang dan menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran sebagai respons terhadap serangan yang dilakukan oleh IRGC.
IRGC menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan balasan setelah kapal perang Angkatan Laut AS menjadi target serangan rudal balistik.
Hal ini menjadi serangan kedua dalam waktu kurang dari seminggu terhadap kapal tanker Iran.
IRGC juga melaporkan bahwa mereka telah menyerang pangkalan militer Al-Azraq di Yordania sebagai bentuk balasan terhadap serangan AS.
Pangkalan tersebut diketahui menampung pasukan AS dan menjadi sasaran dalam operasi yang disebut IRGC sebagai ‘operasi penghukuman’.
Situasi ini menambah ketegangan di kawasan Teluk, di mana kehadiran militer AS menjadi sorotan.[]
Sumber: detikNews






Komentar