probisnis.id – Dua helikopter pemadam kebakaran di Yunani mengalami kecelakaan saat beroperasi. Insiden terjadi saat mereka memadamkan kebakaran hutan di daerah Psatha. Kebakaran tersebut telah menghanguskan ribuan hektare lahan di negara itu.
Kecelakaan terjadi saat kedua helikopter yang disewa pemerintah bertabrakan. Dinas pemadam kebakaran Yunani segera mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan. Mereka berusaha menemukan dan mengevakuasi awak dari kedua helikopter yang terlibat dalam insiden.
Salah satu kru helikopter berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, satu kru lainnya masih dalam pencarian. Rekaman televisi menunjukkan salah satu helikopter meledak saat jatuh, diduga akibat benturan baling-baling dengan helikopter lainnya.
Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, menyatakan negara menghadapi cuaca ekstrem. Ia mencatat kecepatan angin mencapai 100 kilometer per jam, membuat operasi pemadaman menjadi berbahaya. Dalam postingan di Facebook, ia menyebutkan bahwa kondisi ini menghambat aktivitas pesawat pemadam kebakaran.
Sebanyak hampir 500 petugas pemadam kebakaran dikerahkan di sekitar Desa Porto Germeno. Mereka berusaha keras mencegah api meluas ke wilayah pinggiran barat Athena. Api telah melintasi kawasan pegunungan dan mengancam pemukiman warga.
Sementara itu, sekitar 100 petugas lainnya juga ditugaskan untuk memadamkan kebakaran di wilayah Aigialia, Peloponnese utara. Kebakaran baru dilaporkan terjadi di Pulau Cephalonia, tempat seorang pria berusia 44 tahun ditangkap. Dia diduga sengaja memicu kebakaran di pulau wisata tersebut.
Menurut estimasi awal dari Observatorium Nasional Yunani, lebih dari 6.500 hektare lahan telah terbakar akibat kebakaran tersebut. Meskipun kecepatan angin sedikit melemah, situasi cuaca masih tetap berisiko bagi upaya pemadaman kebakaran.[]
Sumber: detikNews






Komentar