probisnis.id – Anthropic (ANTH.PVT) pada Senin mengumumkan telah mengajukan dokumen rahasia ke Securities and Exchange Commission (SEC) untuk melantai di bursa. Langkah ini mengalahkan rivalnya OpenAI (OPAI.PVT) dalam perlombaan menuju pasar publik.
Perusahaan belum menetapkan jumlah saham yang akan ditawarkan dan harga sahamnya. “Ini memberi kami opsi untuk go public setelah SEC menyelesaikan peninjauannya,” kata Anthropic dalam sebuah pernyataan.
“Proposed initial public offering akan bergantung pada kondisi pasar dan faktor lainnya,” tambah pernyataan tersebut. Pengumuman ini muncul beberapa hari setelah Anthropic mengumpulkan dana sebesar 65 miliar dolar AS dalam putaran pendanaan terbaru.
Pendanaan itu memberi Anthropic valuasi sebesar 965 miliar dolar AS. Nilai tersebut melampaui OpenAI yang terakhir kali divaluasi 852 miliar dolar AS pada Maret.
Kenaikan Anthropic sebagian besar berkat kesuksesan penawaran enterprise-nya. Produk Claude Code, perangkat lunak coding, menjadi andalan utama perusahaan.
Anthropic telah meluncurkan sejumlah produk baru di bidang ini tahun ini. Produk terbaru termasuk Claude for Small Business dan Claude Opus 4.8 yang dirilis pekan lalu.
Startup AI ini mencatat annual revenue run rate mencapai 47 miliar dolar AS pada awal Mei. Angka itu naik dari 30 miliar dolar AS pada April.
Tahun lalu, run rate pendapatan Anthropic tercatat sebesar 9 miliar dolar AS. Perusahaan ini berada dalam persaingan sengit dengan OpenAI untuk mencapai pasar publik.
Persaingan ini menjadi debut pasar yang paling dinanti tahun ini selain SpaceX (SPAX.PVT). SpaceX telah mengajukan dokumen untuk go public bulan lalu.
CEO Dario Amodei berupaya membedakan Anthropic dari OpenAI. Ia membingkai perusahaan sebagai organisasi yang mengutamakan keselamatan.
Pada April, perusahaan mengumumkan menahan model AI terbarunya, Claude Mythos Preview. Keputusan ini diambil karena kekhawatiran model itu terlalu mahal dalam meretas perangkat lunak.
Hal itu terjadi meskipun Claude Mythos Preview tidak dirancang untuk tujuan tersebut. Perusahaan juga menjalin kemitraan keamanan siber dengan Amazon (AMZN), Apple (AAPL), dan Microsoft (MSFT).
Kemitraan itu memberikan akses kepada raksasa teknologi ke Mythos. Mereka dapat menggunakannya untuk menemukan dan memperbaiki potensi celah yang bisa dieksploitasi peretas.
Sikap Amodei yang fokus pada keselamatan juga menuai kontroversi dengan pemerintahan Trump. Presiden Trump sebelumnya mengancam akan melarang penggunaan perangkat lunak Anthropic di lembaga pemerintah.
Ancaman itu muncul setelah Amodei mengatakan tidak akan mengizinkan Pentagon menggunakan produk Anthropic. Hingga berita ini diturunkan, SEC masih dalam proses peninjauan dokumen IPO Anthropic.[]
Sumber: Yahoo Finance






Komentar