Uncategorized

Pemprov Gorontalo Perkuat Kolaborasi Lembaga Penyiaran Siarkan Piala Dunia 2026

Pemprov Gorontalo Perkuat Kolaborasi Lembaga Penyiaran Siarkan Piala Dunia 2026
Kepala Diskominfotik Gorontalo Trizal Entengo saat kunjungan ke TVRI Gorontalo untuk memperkuat sinergi penyiaran Piala Dunia 2026 [ANTARA/Susanti Sako]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik memperkuat kolaborasi dengan sejumlah lembaga penyiaran dan pengawasan. Langkah ini dilakukan untuk menyukseskan Piala Dunia 2026.

Kepala Diskominfotik Trizal Entengo di Gorontalo, Rabu mengatakan selain Piala Dunia 2026, kegiatan nasional Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan pun akan disajikan Pemprov Gorontalo untuk publik lokal dan nasional.

Langkah itu ditandai dengan kunjungan kerja Trizal, didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Leisyawati Ali. Mereka mengunjungi TVRI, RRI dan Loka Monitor Spektrum Frekuensi Radio Gorontalo.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi pelayanan informasi publik di daerah. Pemprov Gorontalo ingin memastikan penyebarluasan informasi agenda nasional dan internasional dapat berjalan optimal.

“Pemprov Gorontalo ingin memastikan informasi tentang agenda nasional dan internasional, bisa tersampaikan dengan baik dan menjangkau masyarakat luas,” kata Trizal.

Kunjungan pertama dilaksanakan di TVRI Gorontalo bersama Kepala Stasiun Abraham M. L Rumere. Trizal mengatakan sebagai lembaga penyiaran pemerintah yang memegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia, TVRI menjadi mitra strategis.

TVRI mendukung akses siaran yang legal dan nyaman bagi masyarakat. Selain membahas kesiapan penyiaran Piala Dunia 2026, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat kerja sama penyebarluasan informasi pembangunan daerah.

Sinergi kedua instansi diharapkan mampu memperluas jangkauan informasi pemerintah kepada masyarakat. Agenda kemudian dilanjutkan ke RRI Gorontalo untuk memantapkan strategi publikasi menjelang pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Kabupaten Gorontalo.

Pemprov Gorontalo berharap gaung kegiatan nasional tersebut dapat tersosialisasi secara luas melalui jaringan radio. Rangkaian kunjungan ditutup di Loka Monitor SFR Gorontalo.

Dalam pertemuan itu, dibahas penguatan kolaborasi pengawasan penyiaran demi menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifnya lalu lintas frekuensi serta konten siaran. Hal ini penting selama agenda besar berlangsung di Provinsi Gorontalo.[]

Sumber: ANTARA News Gorontalo

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.