Internasional

16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Hancur Akibat Serangan Iran

16 Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Hancur Akibat Serangan Iran
Ilustrasi pangkalan militer AS di Timur Tengah yang hancur akibat serangan Iran [X/@Marya_Aiman]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Sebanyak 16 pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah hancur akibat serangan Iran dan sekutunya. Hal itu terungkap dalam investigasi CNN yang dikutip SINDOnews pada Sabtu, 02 Mei 2026.

Kerusakan terjadi di delapan negara Timur Tengah selama perang AS-Israel dengan Iran yang dimulai pada 28 Februari. Beberapa pangkalan bahkan hampir tidak dapat digunakan lagi.

Fasilitas yang rusak tersebut merupakan sebagian besar situs militer AS di wilayah tersebut. Laporan CNN mengutip seorang ajudan kongres yang mengetahui penilaian kerusakan.

“Ada berbagai macam penilaian,” kata sebuah sumber. “Mulai dari sisi yang cukup dramatis, yaitu seluruh fasilitas hancur dan perlu ditutup, hingga para pemimpin yang mengatakan bahwa hal-hal ini layak diperbaiki karena manfaat strategis yang diberikannya kepada AS.”

Citra satelit menunjukkan bahwa target utama Teheran termasuk sistem radar canggih AS. Sistem komunikasi dan pesawat yang dikerahkan di Timur Tengah juga menjadi sasaran.

Banyak dari sistem tersebut mahal dan sulit diganti, kata laporan tersebut. Laporan itu didasarkan pada puluhan citra satelit dan wawancara dengan sumber-sumber di AS dan negara-negara Arab Teluk.

“Patut dicatat bahwa mereka benar-benar mengidentifikasi fasilitas-fasilitas tersebut sebagai target yang paling hemat biaya untuk diserang,” kata seorang ajudan kongres. “Sistem radar kami (adalah) sumber daya kami yang paling mahal dan paling terbatas di wilayah ini.”

Pelaksana Tugas Pengawas Keuangan Pentagon Jules Hurst III mengatakan kepada anggota parlemen pada hari Rabu bahwa konflik dengan Iran sejauh ini telah menelan biaya USD25 miliar bagi pembayar pajak AS. Perbaikan markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS saja bisa mencapai USD200 juta.

Seorang pejabat kongres mengatakan hal itu kepada The New York Times setelah penilaian Pentagon. Sebelumnya, dilaporkan NBC bahwa penilaian eksternal dari American Enterprise Institute (AEI) menunjukkan bahwa pasukan Iran juga menyerang Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait.

Landasan pacu di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar juga diserang. Fasilitas penyimpanan amunisi di pangkalan militer di Irak utara turut menjadi sasaran.[]

Sumber: SINDOnews Internasional

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.