Olahraga

Pelatih Timberwolves Chris Finch Beri Komentar soal Terrence Shannon Jr.

Pelatih Timberwolves Chris Finch Beri Komentar soal Terrence Shannon Jr.
Pelatih Minnesota Timberwolves Chris Finch memberikan instruksi kepada pemain saat pertandingan playoff NBA [Dunking with Wolves]
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

probisnis.id – Pelatih Minnesota Timberwolves Chris Finch memberikan komentar tentang pemain tahun kedua Terrence Shannon Jr. Komentar itu muncul setelah kekalahan Timberwolves di Game 5 melawan Denver Nuggets. Finch menyoroti masalah pertahanan Shannon dalam wawancara terkini.

Finch mengatakan bahwa Shannon harus siap, terlibat, dan berkomitmen penuh pada sisi pertahanan. Menurut Finch, satu-satunya cara untuk membersihkan masalah pertahanan Shannon adalah dengan mendudukkannya di bangku cadangan. Finch menambahkan bahwa Shannon tahu apa yang dibutuhkan tim darinya saat ini.

“It starts with gotta be ready, he’s gotta be engaged, he’s got to be fully committed to that side of the ball… the only way I can clean him up is to sit him on the bench, right?” kata Finch. “He knows what we need from him right now. So he’s got to be ready, and he’s got to be ready to execute defensively, and there’s no reason he shouldn’t be a good defender with his body type and athleticism.”

Komentar Finch ini membawa kembali kritik dari para penggemar yang sebelumnya sering mengkritik pelatih. Beberapa pihak menilai bahwa repetisi di lapangan biasanya membersihkan kekurangan pemain, bukan dengan menonton dari bangku cadangan. Jika Finch mengatakan tidak percaya pada Shannon karena masalah pertahanan, itu akan lebih masuk akal bagi penggemar.

Game 5 menjadi kali ketiga dalam lima pertandingan playoff terakhir Shannon yang mencetak lebih dari satu poin per menit. Shannon, pilihan putaran pertama tahun 2024, mencetak 15 poin dalam waktu kurang dari 14 menit pada hari Senin. Ia juga memasukkan empat dari enam percobaan tiga angka.

Shannon juga menggabungkan total 82 poin dalam tiga pertandingan reguler terakhir Minnesota. Timberwolves membutuhkan performa ofensif yang lebih baik setelah kekalahan di Game 5. Tim melakukan 25 turnover dalam pertandingan tersebut.

Pelatih Finch telah meredakan beberapa kritik di babak pembuka playoff. Rencananya melawan Denver Nuggets memiliki lebih banyak keberhasilan daripada kegagalan. Banyak hal akan dilupakan jika Timberwolves bisa mengeliminasi rival terbesar mereka di postseason untuk kedua kalinya dalam tiga tahun.

Anthony Edwards dan Donte DiVincenzo sama-sama cedera di babak pertama Game 4. Cedera ini membuat tugas Timberwolves semakin sulit. Shannon bisa menjadi percikan dari bangku cadangan untuk membantu menyediakan serangan yang dibutuhkan tim.

Jaylen Clark juga dipertimbangkan mendapatkan menit rotasi untuk Game 6. Ini dengan syarat jika Denver memiliki cara mereka dalam serangan. Nuggets menampilkan performa ofensif terbaik mereka di Game 5.

Clark membuat hidup sangat sulit bagi Jamal Murray menjelang akhir pertandingan. Timberwolves perlu bangkit di Game 6 untuk menjaga peluang mereka tetap hidup. Seri ini berlangsung ketat antara dua rival berat.[]

Sumber: Dunking with Wolves

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.