BANDA ACEH – Penguatan peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) menjadi fokus utama dalam Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) 2026, yang digelar di Nutrihub Aceh, Banda Aceh, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah sehat dan generasi Aceh yang aktif.
Lebih dari 45 kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB, serta guru PJOK se-Kota Banda Aceh, hadir dalam acara yang menghadirkan sesi sosialisasi, praktik, dan edukasi terkait pembelajaran jasmani yang inovatif. Kehadiran mereka menunjukkan tekad bersama untuk memperkuat peran guru PJOK sebagai agen perubahan di sekolah.
Acara dibuka oleh Junaidi, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Aceh. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa NPET bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan jasmani di seluruh Aceh.
“NPET adalah program berkelanjutan yang harus menjangkau seluruh guru olahraga di Aceh. Peran guru PJOK sangat penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan pola hidup sehat siswa sejak dini,” ujar Junaidi. Ia menambahkan bahwa dukungan Dinas Pendidikan Aceh menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas generasi Aceh.
Sementara itu, Heni Ekawati, Pendamping Area Terpilih Provinsi Aceh tahun kedua, menjelaskan bahwa NPET 2026 memberi pendampingan dan pengembangan kapasitas guru PJOK agar pembelajaran lebih efektif dan berdampak bagi peserta didik.
“Program ini mendorong perubahan nyata, tidak hanya pada aktivitas fisik siswa, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan hidup sehat secara konsisten,” kata Heni.
Selain materi pembelajaran, peserta juga mendapat edukasi mengenai kantin sehat dan nilai gizi makanan dari Alken Ardova, Kepala Marketing Nutrifood Aceh. Heni menekankan bahwa kolaborasi antara sekolah, Dinas Pendidikan, dan mitra strategis menjadi kunci terciptanya sekolah sehat yang berkelanjutan.
“NPET 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi solid dapat menghasilkan dampak nyata. Sekolah sehat bukan sekadar program sementara, tetapi investasi jangka panjang untuk generasi Aceh yang unggul dan tangguh,” tutupnya. [Adv]

