Peristiwa

Di Bawah Hujan Deras, Harapan Itu Datang: Mualem Serahkan SK PPPK Paruh Waktu untuk Ribuan Honorer

Di Bawah Hujan Deras, Harapan Itu Datang: Mualem Serahkan SK PPPK Paruh Waktu untuk Ribuan Honorer
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, didampingi sekda Aceh, M.Nasir dan Seluruh Kepala SKPA menyerahkan secara simbolis SK pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) paruh waktu kepada 5.486 honorer Pemerintah Aceh yang hadir di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh, pada Kamis, (29/1/2026).
💬
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp
probisnis.id
+ Gabung
Ukuran Font
Advertisement
728 × 90

BANDA ACEH — Hujan deras mengguyur Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Kamis sore (29/1/2026). Langit kelabu menyelimuti tribun, namun ribuan tenaga honorer tetap bertahan menunggu momen yang telah lama dinanti.

Sore itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu kepada ribuan honorer di bawah Pemerintah Aceh. Lapangan hingga tribun stadion dipenuhi lautan manusia. Payung dan pakaian basah tak mengurangi antusiasme para penerima SK.

Hujan tidak meredam semangat mereka. Saat Mualem melangkah di hadapan massa, ribuan honorer mengerumuninya, bersalaman, mengabadikan momen dengan foto, hingga meneriakkan dukungan. Sorak-sorai “Hidup Mualem” bergema di seluruh stadion, bersahut-sahutan dengan suara hujan yang kian deras.

Momentum itu menjadi simbol penantian panjang. Bagi para honorer, SK yang diterima bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan pengakuan atas tahun-tahun pengabdian yang kerap dijalani dalam ketidakpastian.

Dalam sambutannya, Mualem mengingatkan bahwa pengangkatan sebagai PPPK paruh waktu harus disyukuri dan dijalani dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, para honorer yang kini berstatus P3K paruh waktu dituntut bekerja sungguh-sungguh, karena peran aparatur sangat dibutuhkan untuk membangun Aceh ke arah yang lebih baik.

Mualem juga menyampaikan bahwa pengangkatan ini merupakan hasil upaya dan lobi yang terus ia lakukan ke Pemerintah Pusat, terutama kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri PAN-RB Rini Widyantini.

“Langkah ini kami ambil sebagai bentuk komitmen menekan angka pengangguran di Aceh. Kita tak ingin pengangguran semakin bertambah, oleh sebab itu kita berupaya keras agar semua honorer di bawah Pemerintah Aceh bisa menjadi PPPK,” ujar Mualem.

Pemerintah Aceh mengangkat sebanyak 5.486 tenaga kontrak, yang tersebar di seluruh satuan kerja, baik di Banda Aceh maupun di berbagai kabupaten dan kota.

Meski hujan membasahi stadion, bagi ribuan honorer, yang mereka rasakan adalah kelegaan. Di tengah derasnya air dari langit, harapan yang lama tertahan akhirnya menemukan jalannya.[Adv]

G
Tambahkan probisnis.id Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Advertisement
300 × 250

Komentar

Silakan masuk untuk berkomentar.