BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mendorong peran strategis mahasiswa dalam mendukung penanganan serta pemulihan masyarakat pasca bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Hal tersebut disampaikan M. Nasir saat menjadi narasumber pada kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis Senyar Universitas Syiah Kuala (USK), yang berlangsung di Aula Utama Gedung AAC Dayan Dawood, Selasa (6/1).
Dalam pemaparannya, M. Nasir mengapresiasi langkah USK yang akan mengirimkan ratusan mahasiswa KKN ke wilayah terdampak bencana.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai informan sekaligus penggerak di lapangan.
“Mahasiswa diharapkan dapat menjadi informan di lapangan. Jika terdapat kendala, terutama terkait distribusi logistik, agar segera dilaporkan ke posko sehingga dapat langsung ditangani,” ujar M. Nasir.
Sekda juga berpesan agar program kerja KKN diarahkan pada kebutuhan riil masyarakat terdampak.
Program tersebut antara lain gotong royong pembersihan lingkungan, penyediaan dan pengolahan air bersih, kegiatan psikososial untuk pemulihan trauma, serta pelayanan kesehatan bagi warga terdampak bencana.
Lebih lanjut, M. Nasir memaparkan kondisi kebencanaan di Aceh yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius. Di sejumlah desa, kerusakan akibat bencana tergolong parah dan masif.
Meskipun masa tanggap darurat telah berakhir, penanganan darurat seperti distribusi logistik serta pemulihan akses dan konektivitas ke desa-desa terisolasi masih terus dilakukan.
Selain itu, M. Nasir menjelaskan bahwa Aceh saat ini berstatus bencana provinsi dengan penanganan nasional dan telah memasuki tahap transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pemerintah Aceh juga tengah menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) sebagai pedoman pelaksanaan rehab-rekon ke depan.
Di akhir pemaparannya, Sekda Aceh mendorong mahasiswa peserta KKN untuk benar-benar hadir dan menyatu dengan masyarakat di wilayah terdampak.
Ia berharap KKN Tematik Kebencanaan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meringankan beban masyarakat pada masa pemulihan pasca bencana. [adv]
