BerandaKarir & EdukasiProfil Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah: Mengawal Pelayanan Optimal bagi...

Profil Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah: Mengawal Pelayanan Optimal bagi Jemaah

PROBISNIS | Mochamad Irfan Yusuf resmi menjabat sebagai Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, mengemban tugas strategis dalam mengelola dan menyelenggarakan ibadah haji serta umrah bagi jutaan warga negara Indonesia setiap tahunnya.

Dengan latar belakang kuat di bidang administrasi publik dan manajemen pelayanan, Mochamad Irfan Yusuf dikenal sebagai sosok profesional yang berkomitmen meningkatkan kualitas layanan haji dan umrah. Sebelum diangkat sebagai Menteri, ia memiliki pengalaman luas dalam birokrasi dan pelayanan publik yang menjadi modal utama dalam menjalankan tugasnya.

Sejak menjabat, Menteri Irfan Yusuf fokus pada modernisasi sistem penyelenggaraan haji, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk mempercepat proses pendaftaran, pelatihan, hingga pendampingan jemaah. Ia juga aktif mengupayakan kerja sama internasional dengan otoritas Arab Saudi guna memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah Indonesia selama menunaikan ibadah.

Menteri Mochamad Irfan Yusuf juga menaruh perhatian besar pada pembinaan dan pelatihan calon jemaah haji serta pengembangan program umrah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Upayanya dalam meningkatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga di dalam negeri menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan ibadah ini.

Dengan visi untuk menghadirkan layanan haji dan umrah yang profesional, transparan, dan akuntabel, Mochamad Irfan Yusuf bertekad menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pelayanan terbaik bagi jemaah haji dan umrah di dunia.

Dikutip Wikipedia, K.H. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim (lahir 24 Juni 1962), atau Gus Irfan, adalah seorang politikus Indonesia dan juga merupakan Menteri Haji dan Umrah.[1] Ia merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy’ari.

Pendidikan

Gus Irfan, menempuh pendidikan menengah atas di SMPP Jombang (sekarang dikenal sebagai SMA Negeri 2 Jombang) dari tahun 1977 hingga 1981. Setelah lulus, ia melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Brawijaya, Malang, dan meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1985.

Pada tahun 2000, ia kembali melanjutkan pendidikan pascasarjana di universitas yang sama dan berhasil meraih gelar Magister (S2) pada tahun 2002.

Kemudian, Gus Irfan menyelesaikan program Doktoral Manajemen Pendidikan Islam (S3) di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Ia dinyatakan lulus pada 24 Februari 2025 sebagai doktor ke-684 dengan disertasi berjudul “Kepemimpinan Transformasional KH. Muhammad Yusuf Hasyim dalam Melestarikan Tradisi Indonesia di Pesantren Tebuireng Kabupaten Jombang.

Karier

Mochamad Irfan Yusuf mengawali karier pengabdiannya di lingkungan pesantren sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, dari tahun 1989 hingga 2006. Selain itu, sejak tahun 1990 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan Hasyim Asy’ari, lembaga yang menaungi pesantren tersebut.

Pada tahun 1996, ia diangkat sebagai Komisaris Utama PT BPR Tebuireng, sebuah lembaga keuangan mikro berbasis pesantren, dan menjabat hingga tahun 2016. Di bidang pendidikan tinggi, Gus Irfan juga pernah menjadi dosen di Akademi Keperawatan (AKPER) Widyagama Malang pada periode 2013–2016.

Sejak 2006, ia dipercaya sebagai Pengasuh Pesantren Al-Farros. Di dunia politik, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII dan dilantik pada 1 Oktober 2024, meskipun masa jabatannya hanya berlangsung hingga 22 Oktober 2024, karena pada tanggal tersebut ia diangkat menjadi Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (sekarang menjadi Kementerian Penyelenggaraan Haji dan Umrah RI), jabatan yang masih diemban hingga kini.

Organisasi

Dalam struktur organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, Gus Irfan aktif di lingkungan Nahdlatul Ulama. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur pada 2014–2017, serta sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) pada 2015–2016.

Selain itu, di ranah politik, ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (GEMIRA), organisasi sayap keagamaan dari Partai Gerindra. Pada masa Pemilihan Presiden 2019, Gus Irfan juga dipercaya sebagai salah satu Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Prabowo Subianto–Sandiaga Uno (2018–2019)

Editor:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKAIT

Lihat lainnya

BERITA TERBARU

Lihat lainnya

Populer

Sekda Aceh Terima Forum LSM, Pemerintah Susun Quick Win Pemulihan Pascabencana

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima audiensi Forum Solidaritas Aceh di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Pemerintah Aceh, Jumat (9/1/2026)....

Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Dukung KONI