probisnis.id – Veda Ega Pratama menghadapi masalah menjelang Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island. Dia mengalami pengurangan poin dalam klasemen Moto3 2026. Pengurangan poin ini terjadi setelah banding tim Leopard dan Adrian Fernandez diterima oleh Pengadilan Banding Internasional FIM.
Masalah ini bermula dari hukuman yang diterima Adrian Fernandez dari tim Leopard. Dia dihukum pengurangan poin selama enam balapan pertama pada 5 Juni karena menggunakan mesin ilegal. Pada waktu itu, dua mesin Honda yang digunakannya dinilai tidak sesuai prosedur standar dan terdapat indikasi pembukaan tanpa izin.
Setelah terjadinya diskualifikasi, poin Adrian Fernandez berkurang dari 90 menjadi 13. Dia terkena pengurangan 77 poin karena enam balapan di mana mesin ilegal tersebut digunakan. Hal ini membuat peringkatnya melorot dari posisi ketiga ke papan bawah.
Leopard langsung melakukan banding pada hari yang sama, namun Dewan Banding FIM tetap memberlakukan hukuman tersebut. Mereka kemudian mengajukan banding lagi ke FIM International CAI. Dalam banding tersebut, Leopard membantah tuduhan terkait modifikasi mesin.
Setelah empat bulan, Pengadilan Banding Internasional FIM mengabulkan banding Leopard dan Fernandez pada 16 Oktober. Poin Adrian Fernandez dipulihkan, yang membuat peringkatnya meloncat dari posisi ke-14 ke lima dengan total poin menjadi 148.
Pemulihan poin Fernandez berdampak pada Veda Ega Pratama. Poinnya berkurang dari 115 menjadi 111. Akibatnya, peringkat Veda Ega turun dari posisi ketujuh menjadi delapan dalam klasemen.[]
Sumber: CNN Indonesia






Komentar