probisnis.id – Paris Saint-Germain (PSG) mengalami transformasi signifikan di bawah manajer Luis Enrique. Perubahan ini muncul setelah kepergian Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar. Enrique, yang menjabat mulai Juli 2023, membangun tim baru yang mampu merebut gelar Liga Champions.
Optimisme muncul saat Messi bergabung dengan PSG pada 2021, namun setelah kepergiannya, situasi berubah. Tim yang dahulu dipenuhi bintang seperti Messi dan Neymar kini beralih ke pemain baru seperti Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia. PSG berhasil mengalahkan Inter dengan skor 5-0, menandai keberhasilan besar Enrique.
Enrique memulai tugasnya dengan tantangan besar, terutama terkait saga transfer Mbappe. Sementara Mbappe berfokus pada Real Madrid, PSG berusaha membersihkan ego-ego dalam tim. Keputusan untuk mengorbankan pemain bintang untuk membangun tim kolektif terbukti sukses, dengan PSG meraih gelar Eropa pertamanya.
Kesuksesan ini menegaskan strategi Enrique untuk menciptakan unit yang agresif. Dengan perombakan ini, PSG menunjukkan bahwa mereka dapat bersaing di tingkat tertinggi tanpa mengandalkan satu atau dua pemain bintang. Langkah ini dianggap krusial bagi masa depan klub di pentas Eropa.[]
Sumber: Goal.com






Komentar