PROBISNIS | Manjakani, buah yang berasal dari pohon Quercus infectoria, telah lama dikenal dan digunakan dalam pengobatan tradisional, khususnya untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita. Tanaman herbal ini populer karena diyakini mampu membantu mengencangkan otot vagina, mengatasi keputihan, serta mengurangi bau tidak sedap pada area kewanitaan.
Khasiat manjakani berasal dari kandungan tanin dan antioksidan yang tinggi. Tanin bersifat astringen, yang berperan dalam membantu mengencangkan jaringan dan meningkatkan elastisitas otot vagina. Selain itu, manjakani juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat membantu melawan mikroorganisme penyebab infeksi, seperti Candida albicans, yang kerap menjadi pemicu keputihan dan bau tidak sedap.
Selain mengatasi keputihan, penggunaan manjakani juga dipercaya dapat membantu menjaga keseimbangan pH vagina serta mengurangi produksi cairan berlebih. Dalam ramuan tertentu, tanaman ini bahkan disebut berpotensi membantu mengatasi masalah vagina kering.
Tidak hanya terbatas pada kesehatan organ intim, manjakani juga memiliki manfaat lain. Sifat antiinflamasinya diketahui dapat membantu penyembuhan luka, sementara dalam pengobatan tradisional, manjakani kerap digunakan untuk meredakan diare serta mengatasi radang gusi.
Meski memiliki berbagai manfaat, para ahli kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk herbal secara bijak dan berkonsultasi dengan tenaga medis, terutama jika digunakan dalam jangka panjang atau sebagai pengobatan alternatif.
