PROBISNIS | Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) dalam Upacara Korps Raport yang digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat, 12 September 2025.
Kenaikan pangkat bintang tiga ini mendapat sorotan publik di tengah isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Suyudi Ario Seto disebut-sebut sebagai calon kuat untuk mengisi posisi Kapolri berikutnya.
Nama Suyudi memang tengah masuk dalam bursa kandidat pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kenaikan pangkatnya terjadi beberapa pekan setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri yang kosong sejak 1 Juli 2025. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 tanggal 5 Agustus 2025 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Anwar.
Dedi Prasetyo menggantikan posisi Komisaris Jenderal (Purn) Ahmad Dofiri yang telah memasuki masa pensiun. Dengan jabatan barunya sebagai Wakapolri, Dedi meninggalkan posisi sebelumnya sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri.
Dedi dikenal sebagai salah satu Perwira Tinggi (Pati) Polri yang bergelar akademisi profesor. Pada 28 Mei 2024, ia meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Pati Polri yang paling banyak menulis buku.
Selama menjabat sebagai Irwasum, Dedi juga dipercaya memimpin Satgas Pangan Polri, yang meliputi program pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri serta ketahanan pangan jagung.
Dedi Prasetyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Ia memulai karier sebagai Perwira Pertama (Pama) di Polda Jawa Timur dan kemudian menjabat Kapolsek Deket pada 1992. Setahun berselang, Dedi diangkat menjadi Kasat Reskrim Polres Lamongan dan kemudian kembali ke Akpol.
Pada 1997, ia dipercaya sebagai Kapolsek Serpong, kemudian Kapuskodalops di Polres Marabahan dan Polres Banjar pada 1999. Kariernya berlanjut di bidang sumber daya manusia (SDM) Polri, dengan berbagai jabatan strategis di tingkat pusat dan daerah.
Dedi juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Pribadi Wakapolri pada 2004-2005, dan kemudian kembali bertugas di Polda Jawa Timur sebagai Kabag Bin Polwil Madura serta Kakorsis SPN Mojokerto. Posisi Kasat Serse Polwiltabes Surabaya, Kapolresta Kediri, dan Kapolres Lumajang turut mengukuhkan pengalamannya di lapangan.
Kariernya terus menanjak hingga mendapat kenaikan pangkat Brigjen pada 2017 saat dipercaya menjadi Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng). Setahun kemudian, Dedi menjabat Karo Penmas Divisi Humas Polri, dan pada 2019 bertugas sebagai Karo Binkar SSDM Polri.
Dedi memperoleh promosi menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) dan menjabat Kapolda Kalimantan Tengah pada 2020. Setelah satu tahun, ia ditarik ke Divisi Humas sebagai Kadiv Humas Polri hingga 2023. Tahun yang sama, Dedi dipercaya sebagai Asisten SDM Kapolri sebelum akhirnya diangkat menjadi Irwasum Polri.
