BerandaBisnisHarga Emas Tembus Rp2,1 Juta, BSI Catat Lonjakan Transaksi dan Minat Investasi...

Harga Emas Tembus Rp2,1 Juta, BSI Catat Lonjakan Transaksi dan Minat Investasi Masyarakat

PROBISNIS | Harga emas logam mulia terus menunjukkan tren kenaikan signifikan. Dalam satu tahun terakhir, harga emas naik sekitar 50%, telah menyentuh angka Rp2,1 juta per gram. Meski harga melonjak, Sabtu, (20/9).

Minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dikenal sebagai safe haven ini justru semakin meningkat, terutama di tengah tren penurunan suku bunga bank.

Sejak pertengahan tahun, para analis investasi telah memprediksi bahwa harga emas akan terus menguat hingga awal tahun depan. Sentimen global, tekanan geopolitik, serta permintaan pasar menjadi pendorong utama tren ini.

Di sisi lain, dalam dua bulan terakhir, Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan menjadi 4,75%, semakin memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai.

Sebagai gambaran, pada awal 2021 harga emas masih berada di kisaran Rp900 ribu per gram. Kini, dalam kurun waktu empat tahun, nilainya telah melonjak lebih dari 200%.

Situasi ini menarik perhatian investor, terutama di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak (volatile).

Melihat tingginya animo masyarakat, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan pada produk berbasis kepemilikan emas, seperti Cicil Emas dan Tabungan E-mas.

Sejak peluncuran layanan BSI Emas melalui aplikasi BYOND by BSI, perseroan telah menjual lebih dari 1 ton emas, dengan jumlah nasabah hampir mencapai 180 ribu orang.

Dari sisi pembiayaan, per Juli 2025, penyaluran cicil emas tumbuh 135% secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan nasabah cicil emas dan gadai emas BSI dalam tiga tahun terakhir juga mencatat kenaikan sekitar 111%, dengan total nasabah mendekati 600 ribu orang.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya investasi emas.

“Waktu terbaik untuk membeli emas adalah sekarang, karena tren jangka panjangnya terus naik. Namun perlu diingat, emas bukan untuk trading jangka pendek,” ujarnya.

Anggoro menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap produk emas BSI bahkan melebihi ekspektasi.

“Emas adalah instrumen yang aman, mudah diakses, dan sesuai prinsip syariah. Tren ini juga mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah di Indonesia yang memiliki potensi besar sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia,” katanya.

Lebih lanjut, BSI berkomitmen meningkatkan literasi keuangan terkait investasi emas agar masyarakat dapat merasakan manfaat jangka panjang.

“Nasabah yang membeli emas tahun lalu kini sudah bisa menikmati hasilnya. Mereka pasti senang,” tambah Anggoro.

Salah satu nasabah BSI, Fandi, turut menyampaikan pengalamannya.

“Saya mulai mencicil emas saat harganya masih Rp1,4 juta per gram. Sekarang, dengan harga mencapai Rp2,1 juta, saya merasa beruntung. Investasi ini sangat membantu dalam perencanaan keuangan jangka panjang, terutama pendidikan anak,” ungkapnya.

Masyarakat kini dapat mulai berinvestasi emas dengan mudah melalui aplikasi BYOND by BSI. Beberapa keuntungan yang ditawarkan antara lain:

  1. Setoran awal ringan — Mulai dari 0,1 gram dengan biaya administrasi tahunan hanya Rp24.000. Transaksi selanjutnya bisa dimulai dari 0,05 gram.
  2. Kemudahan transaksi — Jual beli emas dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja secara real-time tanpa antrean.
  3. Bebas biaya transfer emas — Transfer gram emas antar pengguna BYOND bebas biaya, cocok untuk edukasi investasi sejak dini.
  4. Sesuai prinsip syariah — BSI menyediakan fisik emas terlebih dahulu. Nasabah hanya dapat menjual emas yang benar-benar dimiliki dan disimpan aman oleh bank.
  5. Fitur cicil emas — Nasabah dapat membeli emas dengan harga saat ini dan memilih tenor cicilan sesuai kemampuan melalui aplikasi BYOND.
Editor:
Team ProBisnis

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKAIT

Lihat lainnya

BERITA TERBARU

Lihat lainnya

Populer

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Misi Kemanusiaan Berisiko Tinggi

BANDA ACEH – Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, misi kemanusiaan yang dipimpin Ketua Umum Jusuf Kalla menuju Iran menjadi sorotan. Palang...