PROBISNIS | Harga Pi Network (PI) tercatat mengalami pelemahan signifikan pada Selasa, 21 Januari 2026. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto ini turun sebesar 5,71% dan diperdagangkan di level $0,1837.
Sepanjang perdagangan harian, pergerakan harga PI menunjukkan tren menurun yang cukup tajam. Meski sempat terjadi pemulihan terbatas setelah menyentuh titik terendah, tekanan jual masih mendominasi pasar.
Menariknya, penurunan harga tersebut terjadi di tengah peningkatan volume perdagangan, yang mengindikasikan minat pasar terhadap PI masih terjaga meskipun sentimen cenderung negatif.
Harga PI Hari Ini dan Pergerakan Pasar
Berdasarkan grafik perdagangan, harga Pi Network sempat menyentuh level tertinggi harian di sekitar $0,1942 sebelum terus melemah dan akhirnya bergerak stabil di kisaran $0,183.
Di sisi lain, volume perdagangan meningkat 14,18% menjadi $18,49 juta dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini mencerminkan aktivitas pasar yang relatif tinggi, meskipun tekanan jual lebih dominan dibandingkan minat beli.
Saat ini, kapitalisasi pasar Pi Network tercatat sekitar $1,54 miliar, dengan valuasi terdilusi penuh (FDV) mencapai $18,37 miliar. Dari total pasokan maksimal 100 miliar PI, sekitar 8,38 miliar token telah beredar di pasar.
Pi Coin Sentuh Level Terendah Sepanjang Sejarah
Tekanan terhadap Pi Coin turut dipengaruhi oleh kondisi makro global. Pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait penerapan tarif baru terhadap delapan negara Uni Eropa memicu volatilitas di pasar keuangan global dan menekan aset-aset berisiko, termasuk kripto.
Laporan BeInCrypto menyebutkan bahwa meningkatnya ketidakpastian mendorong investor beralih ke aset aman seperti logam mulia.
Sebaliknya, pasar saham dan kripto mengalami koreksi. Bitcoin tercatat turun di bawah $95.000, sementara Ethereum juga mencatatkan pelemahan.
Dalam kondisi tersebut, Pi Coin (PI) jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah di level $0,150 di bursa OKX. Grafik harga membentuk ekor bawah yang panjang, menandakan adanya tekanan jual yang kuat namun berhasil diserap oleh minat beli.
Meski sentimen pasar masih bearish, pola ini mengindikasikan bahwa upaya untuk mendorong harga lebih rendah tidak sepenuhnya berhasil. Hal tersebut mencerminkan adanya permintaan di area harga rendah, bukan dominasi penjualan berkelanjutan.
Aktivitas Bursa dan Pergerakan Investor
Pergerakan harga PI juga sejalan dengan perubahan saldo token di bursa. Data dari Piscan menunjukkan bahwa per 20 Januari 2026, bursa tersentralisasi menyimpan sekitar 420 juta token PI dengan nilai sekitar $75,6 juta.
Jumlah ini turun sekitar 7 juta token dibandingkan awal Januari, yang mengindikasikan bahwa sebagian investor memanfaatkan penurunan harga untuk membeli dan kemudian menarik token dari bursa.
Pemulihan Harga Masih Rentan
Meski sempat menunjukkan tanda-tanda pemantulan, prospek pemulihan harga Pi Coin dinilai masih rapuh.
BeInCrypto mencatat bahwa volume perdagangan mingguan PI anjlok drastis dan kini berada di bawah $100 juta, turun sekitar 99% dari puncaknya yang mencapai lebih dari $10 miliar pada Maret 2025.
Rendahnya volume perdagangan menunjukkan minimnya partisipasi investor, sehingga membuat pemulihan harga sulit bertahan.
Kondisi ini diperkuat oleh data Google Trends, yang memperlihatkan minat pencarian terhadap kata kunci “Pi Network” masih sangat rendah, dengan skor hanya 5 pada saat laporan ini disusun.
