PROBISNIS | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadhli dan anggota DPRA menggelar pertemuan untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026, Senin (3/11/2025) di Gedung DPRA.
Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian koordinasi antara eksekutif dan legislatif untuk mempercepat proses penyusunan dan pengesahan anggaran Aceh.
Mualem hadir didampingi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) sekaligus Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, serta sejumlah anggota tim. Rombongan Pemerintah Aceh disambut Ketua DPRA Zulfadhli, para wakil ketua, dan pimpinan fraksi-fraksi.
Dalam kesempatan tersebut, Mualem menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Aceh dan DPRA agar pembahasan RAPBA 2026 berjalan lancar. “Harapannya rancangan anggaran ini bisa segera rampung dan disahkan, sehingga program-program pembangunan dapat segera dijalankan,” ujarnya, dikutip dari keterangan tertulis Selasa (4/11/2025).
Program Prioritas Sesuai Visi-Misi Pemimpin Aceh
Sekda Aceh M. Nasir menjelaskan, pembahasan RAPBA 2026 masih terus berlangsung. Ia memastikan penyusunan anggaran akan memuat sejumlah program prioritas yang selaras dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta mendukung terlaksananya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“APBA 2026 akan berfokus pada program-program yang mendukung visi dan misi Pak Gubernur dan Wakil Gubernur, serta mendukung terlaksananya Asta Cita Presiden, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah,” kata Nasir.
Ia menambahkan, TAPA terus berkoordinasi dengan DPRA agar seluruh tahapan pembahasan berjalan lancar, sehingga pengesahan APBA 2026 dapat dilakukan melalui rapat paripurna sesuai ketentuan.
