BerandaBisnisBPS Mencatat, Ekspor Asal Barang Aceh Capai US$697,3 Juta Sepanjang 2024

BPS Mencatat, Ekspor Asal Barang Aceh Capai US$697,3 Juta Sepanjang 2024

PROBISNIS | Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor asal barang dari Provinsi Aceh sepanjang tahun 2024 tercatat sebesar US$697,3 juta. Lebih dari separuhnya, yakni US$485 juta atau 69,55 persen, dimuat melalui pelabuhan yang berada di dalam wilayah Aceh. Sementara sisanya sebesar US$212,3 juta (30,45 persen) diekspor melalui pelabuhan di luar provinsi.

Pelabuhan Meulaboh menjadi kontributor utama ekspor Aceh dengan nilai US$395,4 juta atau 56,70 persen dari total ekspor asal provinsi tersebut. Sementara itu, Pelabuhan Blang Lancang (Arus) berkontribusi sebesar US$50,6 juta atau 7,26 persen.

“Untuk pelabuhan di luar Aceh, Pelabuhan Belawan, Sumatra Utara, menjadi titik ekspor terbesar dengan nilai US$210,4 juta atau 30,17 persen dari total ekspor yang dimuat di luar Aceh,” kata BPS, Rabu, 8 Oktober 2025.

Didominasi Sektor Pertambangan

Sementara Ekspor asal barang Aceh tahun 2024 didominasi oleh sektor nonmigas, khususnya sektor pertambangan, yang mencatatkan nilai US$396,1 juta (56,81 persen). Disusul sektor pertanian sebesar US$166,5 juta (23,87 persen) dan industri pengolahan US$84,1 juta (12,06 persen).

“Dibandingkan tahun sebelumnya, ekspor Aceh naik 12,12 persen. Peningkatan ini ditopang oleh naiknya ekspor sektor pertambangan dan pertanian, meski sektor industri pengolahan mengalami penurunan,” ungkap BPS.

Sementara Sektor pertambangan naik 16,7 persen dari US$339,4 juta menjadi US$396,1 juta. Sektor pertanian melonjak 41,76 persen dari US$117,4 juta menjadi US$166,5 juta. Sektor industri pengolahan turun 31,46 persen dari US$122,7 juta menjadi US$84,1 juta.

“Peningkatan sektor pertambangan didorong oleh ekspor komoditas batu bara dan lignit yang tumbuh 16,78 persen, dari US$338,6 juta menjadi US$395,4 juta,” paparnya.

Sementara di sektor pertanian, pertumbuhan terjadi pada komoditas tanaman tahunan naik 42,10 persen dan perikanan tangkap naik 58,46 persen), meskipun nilainya relatif kecil.

India Masih Jadi Negara Tujuan Utama

India tetap menjadi negara tujuan ekspor terbesar Aceh dengan share 54,94 persen atau setara US$383,1 juta. Namun, nilai tersebut turun 1,94 persen dibandingkan 2023. Ekspor ke India didominasi komoditas batu bara dan lignit 98,02 persen dari total ekspor ke India, diikuti bahan kimia 1,77 persen, tanaman tahunan 0,16 persen, dan makanan olahan 0,05 persen.

Amerika Serikat menempati posisi kedua dengan nilai ekspor US$93,5 juta 13,41 persen, disusul Thailand US$80,3 juta atau 11,52 persen, Jepang US$25,3 juta atau 3,63 persen, dan Belgia US$24,3 juta atau 3,48 persen.

“Sementara ekspor ke negara-negara lain berjumlah US$90,8 juta 13,02 persen,” urai BPS.

Pada Ekspor ke AS didominasi oleh tanaman tahunan 92,11 persen, furnitur 7,17 persen, makanan olahan 0,62 persen, dan peralatan listrik 0,06 persen.

“Komoditas tanaman tahunan naik 46,10 persen, furnitur meningkat signifikan 137,38 persen, sedangkan makanan olahan turun 24,89 persen. Ekspor peralatan listrik tercatat kembali dilakukan pada 2024,” papar BPS.

Sementara itu, ekspor ke Thailand didominasi oleh komoditas minyak mentah dengan nilai US$50,6 juta 62,98 persen, disusul industri makanan US$18,5 juta atau 23,04 persen, batu bara dan lignit US$11 juta atau 13,64 persen, serta tanaman tahunan US$0,2 juta atau 0,30 persen.

“Komoditas minyak mentah naik 19,35 persen dibandingkan tahun lalu, makanan naik 3,03 persen, batu bara dan lignit melonjak 85 persen, serta tanaman tahunan tumbuh 1,59 persen,” Urai BPS.

 

Editor:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKAIT

Lihat lainnya

BERITA TERBARU

Lihat lainnya

Populer

Sekda Aceh Terima Forum LSM, Pemerintah Susun Quick Win Pemulihan Pascabencana

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima audiensi Forum Solidaritas Aceh di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Pemerintah Aceh, Jumat (9/1/2026)....

Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Dukung KONI