BerandaEkonomiXRP, Solana, dan Shiba Inu Diproyeksi Melonjak hingga 2026 di Tengah Ketidakpastian...

XRP, Solana, dan Shiba Inu Diproyeksi Melonjak hingga 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Jakarta, PROBISNIS — Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sejumlah aset kripto alternatif (altcoin) justru diproyeksikan mencatatkan kenaikan signifikan hingga akhir 2026.

Analisis yang dikutip dari Perplexity AI dan dipublikasikan oleh Cryptonews menyebut tiga altcoin utama, yakni XRP, Solana (SOL), dan Shiba Inu (SHIB), berpotensi mengalami reli harga yang kuat.

XRP Berpotensi Tembus US$10
Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,4. Dalam proyeksi tersebut, XRP berpotensi naik hingga sekitar US$10 atau lebih dari enam kali lipat dari harga saat ini.

Kenaikan ini didorong oleh peran XRP dalam sistem pembayaran global, khususnya untuk transaksi lintas negara yang cepat dan berbiaya rendah. Selain itu, peningkatan adopsi institusional serta perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat turut menjadi faktor pendukung.

Solana Diproyeksi Melonjak hingga US$700
Untuk SOL, harga yang saat ini berada di kisaran US$89 diperkirakan berpotensi melonjak hingga US$700. Jika terealisasi, kenaikan ini setara lebih dari delapan kali lipat dan melampaui rekor tertinggi sebelumnya di kisaran US$293.

Meningkatnya minat institusi, termasuk pemanfaatan jaringan Solana untuk aset yang ditokenisasikan, menjadi salah satu pendorong utama. Meski demikian, volatilitas tetap menjadi risiko, mengingat SOL sempat mengalami tekanan harga pada akhir 2025.

Shiba Inu Berpotensi Melonjak Lebih dari 1.000%
Sementara itu, SHIB diproyeksikan mencatatkan kenaikan paling agresif.

Dari level saat ini sekitar US$0,000006, harga SHIB berpotensi naik hingga US$0,00008 apabila mampu menembus level resistensi di kisaran US$0,000025–US$0,00003.
Kenaikan tersebut setara lebih dari 1.000% dan mendekati level tertinggi sepanjang masa pada 2021.

Di balik potensi tersebut, SHIB kini tidak hanya mengandalkan sentimen pasar, tetapi juga memperkuat ekosistemnya melalui pengembangan Shibarium, solusi layer-2 yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan efisiensi biaya.
Tetap Dibayangi Risiko

Meski prospeknya dinilai menjanjikan, proyeksi tersebut tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk kondisi makroekonomi global, tingkat adopsi teknologi, serta sentimen pasar.

Dengan karakteristik pasar kripto yang sangat fluktuatif, peluang kenaikan yang besar tetap diiringi risiko tinggi yang perlu diperhatikan oleh investor.

Editor:
Agusniar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKAIT

Lihat lainnya

BERITA TERBARU

Lihat lainnya

Populer

JK ke Iran–Gaza di Tengah Ancaman Perang, PMI Banda Aceh: Misi Kemanusiaan Berisiko Tinggi

BANDA ACEH – Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, misi kemanusiaan yang dipimpin Ketua Umum Jusuf Kalla menuju Iran menjadi sorotan. Palang...