BerandaGaya HidupKeukarah, Camilan Tradisional Aceh yang Renyah dan Manis

Keukarah, Camilan Tradisional Aceh yang Renyah dan Manis

PROBISNIS | Jika Anda berkunjung ke Aceh, mungkin sudah tak asing dengan kuliner populer seperti mi Aceh atau kopi yang dikenal hingga mancanegara. Namun, selain itu, Aceh juga menyimpan berbagai jajanan tradisional yang tak kalah menarik untuk dicoba. Salah satunya adalah Keukarah, camilan khas yang unik dan sarat makna budaya.

Keukarah, atau disebut juga karah, merupakan kue tradisional berbentuk menyerupai sarang burung yang terbuat dari campuran tepung beras, gula, dan air. Adonan ini dimasak dengan cara digoreng menggunakan alat khusus, seperti tempurung kelapa yang dilubangi, hingga membentuk lembaran tipis mirip serabut.

Kue ini memiliki tekstur renyah, rasa manis, dan cenderung rapuh. Keukarah kerap dijadikan oleh-oleh khas dari Serambi Mekkah, dan lazim disajikan saat perayaan hari raya, kenduri, atau acara adat masyarakat Aceh.

Proses pembuatannya membutuhkan ketelatenan. Sebab, keukarah hanya bisa digoreng satu per satu, menjadikannya camilan yang memerlukan kesabaran dan keahlian khusus dalam proses memasaknya. Setelah matang, lembaran kue biasanya dilipat membentuk segitiga atau segi dua.

Dengan secangkir kopi atau teh khas Aceh, keukarah menjadi teman yang pas untuk menikmati suasana santai sambil mengenal lebih dalam kekayaan kuliner tradisional Tanah Rencong.

Alat
1.Kompor 22 sumbu
2.Baskom
3.Cetakan batok kelapa
4.Saringan dandang

Cara Pembuatan dan Bahannya

  • 250g tepung beras
  • 500g gula pasir
  • 1L minyak goreng
  • ½ L air

Pembuatan keukarah dilakukan melalui dua tahap, yakni proses pembuatan tepung dan proses pengolahan adonan hingga menjadi kue siap saji.

1. Proses Pembuatan Tepung

Langkah pertama dimulai dengan merendam beras selama satu malam. Setelah itu, beras dicuci bersih hingga air cucian menjadi jernih, kemudian ditiriskan. Selanjutnya, beras ditumbuk menggunakan lesung hingga halus.

Tepung hasil tumbukan tersebut kemudian diayak dan dijemur hingga benar-benar kering. Setelah kering, tepung kembali disaring satu kali lagi untuk memastikan teksturnya benar-benar halus dan siap diolah menjadi adonan keukarah.

2. Proses Pembuatan Keukarah

Tepung yang sudah kering dicampurkan dengan gula, lalu diaduk rata. Setelah itu, air ditambahkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga adonan menjadi kental. Kekentalan adonan ini penting agar dapat mengalir dari cetakan dengan baik saat digoreng.

Setelah adonan dimasukkan ke dalam cetakan—biasanya tempurung kelapa yang telah dilubangi—adonan langsung digoreng di atas minyak panas. Proses menggoreng dilakukan sambil memutar cetakan membentuk lingkaran di atas wajan, dengan ketebalan sekitar ½ cm.

Jika keukarah sudah matang dan berwarna keemasan, kue diangkat dan ditiriskan. Selanjutnya, keukarah bisa dibentuk sesuai selera, umumnya dilipat menjadi segitiga atau segi dua.

Editor:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKAIT

Lihat lainnya

BERITA TERBARU

Lihat lainnya

Populer

Sekda Aceh Terima Forum LSM, Pemerintah Susun Quick Win Pemulihan Pascabencana

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima audiensi Forum Solidaritas Aceh di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Pemerintah Aceh, Jumat (9/1/2026)....

Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Dukung KONI